Manfaat Asuransi Inilah Mengapa Manfaat Asuransi Begitu Terkenal!

Posted on

Fatwa yang dimaksud tersebut tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah yang dikeluarkan pada Oktober 2016.

manfaat asuransi title

Mewakafkan guna asuransi dan investasi pada asuransi jiwa syariah  hukumnya boleh mengikuti peraturan yang ada dalam fatwa.

Konsep wakaf di asuransi terbagai dalam tiga jenis. Pertama, Wakaf Fund, wakaf sebagai model asuransi, di mana Tabarru fund di asuransi syariah yang dinamakan dana wakaf. Mekanismenya, sebelum orang ber-tabarru, perusahaan menyusun dana wakaf, lantas orang ber-tabarru dan dana tabarru tersebut dimasukkan ke dalam danawakaf fund.

Kedua, Wakaf Polis yakni Polis yang telah jadi dan sedang di tangan pemegang polis, manfaatnya diwakafkan untuk badan atau lembaga wakaf. Polis yang diterima badan atau lembaga wakaf berasal dari asuransi konvensional maupun asuransi syariah.

Ketiga, wakaf sebagai fitur produk asuransi syariah yaitu produk yang diciptakan perusahaan asuransi syariah  di mana guna investasi  dan guna Asuransi tersebut untuk diwakafkan.

Ketentuan fatwa itu prinsipnya guna asuransi dimaksudkan untuk mengerjakan mitigasi risiko peserta atau pihak yang ditunjuk guna menerima wakaf tersebut.

manfaat asuransi title

Fathurrahman Djamil, Wakil Ketua Umum Badan Pelaksana Harian (BPH) Dewan Syariah Nasional MUI, menuliskan pihak yang ditunjuk guna menerima guna asuransi itu harus mengaku janji yang mengikat guna mewakafkan guna asuransi tersebut.

“Manfaat asuransi yang boleh diwakafkan paling tidak sedikit 45% dari total guna asuransi . Ikrar wakaf akan dilakukan setelah guna asuransi secara prinsip telah menjadi hak pihak yang ditunjuk,” kata Fathurrahman.

Untuk wakaf guna investasi, katanya, untuk peraturan khusus tak berbeda dengan guna asuransi. Manfaat investasi bisa diwakafkan peserta asuransi untuk pihak yang ditunjuk.

Dia menuturkan pihak yang ditunjuk dari program wakaf itu umumnya laksana lembaga Global Wakaf, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Yayasan Pesantren Al Azhar, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

“Kadar jumlah guna investasi yang boleh diwakafkan paling tidak sedikit sepertiga (1/3) dari total kekayaan dan atau tidak tirkahkecuali disepakati oleh pihak berpengalaman waris,” jelasnya.

Melalui fatwa tersebut, dia menginginkan dapat menyerahkan andil untuk pertumbuhan industri finansial syariah, atau menyerahkan instrumen pendukung untuk kalangan industri asuransi syariah guna memaksimalkan perekonomian berbasis syariah.

Meski begitu, Jaih Mubarok, Anggota Dewan Syariah Nasional MUI, menambahkan untuk merealisasikan fatwa itu dalam suatu produk asuransi memerlukan pedoman implementasi dari otoritas jasa finansial (OJK). “Apabila pedoman telah ada, kami bakal siapkan tim guna pendampingan,” katanya.

Adapun pelaku industri yang menyokong positif  berhubungan fatwa itu yakni PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. atau Marein. Hal tersebut diperlihatkan PT Marien dengan penyelenggaraan sosialisasi untuk pelaku usaha.

Robby Loho, Presiden Direktur PT Marein, menilai wakaf polis bakal menjadi produk asuransi jiwa syariah yang inovatif. Dia menginginkan pelaku industri beda nantinya bisa berperan aktif guna mengembangkan asuransi syariah.

“Kami memandang perlu menytosialisasikan fatwa tersebut kepada pelaku industri supaya dapat mengembangka produk asuransi syariah,” katanya.

Dia mengatakan melewati materi sosialisasi, nantinya bisa memberikan gagasan atau masukan untuk para peserta, sehingga dapat untuk menciptakan variasi produk baru, terutama wakaf polis pada produk asuransi jiwa syariah.

Meski begitu guna mengimplementasikan fatwa itu dalam produk asuransi syariah masih membutuhkan peraturan aturan dari otoritas.

Erwin Noekman, Direktur Eksekutif Asosiasi Syariah Indonesia (AASI), mengatakan bilamana pelaku industri asuransi syariah tertarik guna mengimplementasikan produk wakaf itu dapat mengajukan untuk OJK.

“Masing-masing perusahaan dapat mengajukan ke OJK guna produk masing-masing perusahaan yang hendak mereka susun,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik tulisan ini, di sini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *