Hukum Asuransi Lima Pemikiran Baru Tentang Hukum Asuransi Yang Akan Menjungkirbalikkan Dunia Anda

Posted on

JAKARTA, Media – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat akan memakai produk asuransi.

hukum asuransi titlehukum asuransi titlehukum asuransi title

Hal ini dilakukan supaya peristiwa yang dirasakan oleh Irfanius Al Gadri dan Indah Goena Nanda tidak terulang oleh konsumen lainnya.

Mereka mengadukan PT Asuransi Allianz Life Indonesia ke kepolisian sebab keterlambatan pencairan klaim. Di samping itu, Allianz diperkirakan menambah persyaratan secara sepihak pada polis.

“Bagi konsumen, saat hendak apply suatu produk jasa asuransi usahakan berhati-hati, menyimak dengan teliti kontrak standarnya, bertanya pada orang lain, dan bila perlu terdapat pendampingan,” kata Tulus, ketika diskusi yang diadakan di area Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017).

hukum asuransi title

(BAca: Perusahaan Asuransi Tidak Dibenarkan Hambat Klaim Nasabah)

 

Asuransi, lanjut dia, adalah produk spesifik dan rumit. Sementara banyak sekali konsumen tak memahami secara detail tentang informasi produk jasa asuransi tersebut.

Dapatkan informasi, ilham dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sehingga konsumen tidak terpapar ‘jebakan batman’ dalam bertransaksi dengan perusahaan asuransi,” kata Tulus.

Penambahan kriteria secara sepihak, lanjut dia, sudah melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen. Dalam urusan ini, Allianz diperkirakan menambah poin persyaratan pencairan klaim di luar kesepakatan awal.

Hal tersebut merugikan konsumen dan bisa dijerat pidana. Sebelum mengamini keikutsertaan sebagai peserta asuransi, konsumen sebagai pemegang polis dan perusahaan asuransi sama-sama menyepakati perjanjian yang ada. Dengan demikian, perusahaan tidak dapat mengolah aturan secara sepihak.

“Jadi jangan ada persyaratan klaim yang tiba-tiba ada. Kalau permasalahan ini, mendarat tiba perusahaan meminta surat daftar medis menyeluruh asli dari lokasi tinggal sakit, sebenarnya sebelumnya urusan itu tidak ada. Maka ini sebuah format penyalahan perjanjian,” kata Tulus.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah memutuskan dua petinggi PT Asuransi Allianz Life Indonesia menjadi terduga yakni Direktur Utama Joaching Wessling dan Manager Claim Yuliana Firmansyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *