Tanaman Asparagus

Asparagus – Dua jenis asparagus paku yang populer  (Asparagus plumosus dan A. densiflorus sprengeri) memiliki daun yang berbulu. Daun ini sering digunakan untuk rangkaian bunga-bunga. Bentuknya seperti kelompok paku-pakuan dan “daunnya” mirip jarum.

Asparagus paku mudah sekali tumbuh, lebih mudah berdasarkan jenis paku-pakuan lantaran mampu beradaptasi dengan cahaya, panas & air. Tidak tergantung dalam kelembaban udara & mudah diperbanyak.Untuk menerima hasil yang maksimal , batang yang melengkung atau yang tumbuh lurus tidak boleh terhalangi sang tumbuhan lain.

Asparagus : Nama Tanaman

Yang berdaun homogen misalnya telapak A. Asparagoides = Smilax, sulit tumbuh didalam ruangan dibanding dengan yang, lain akan tetapi sering digunakan buat flora gantung.

Informasi Umum Tanaman Asparagus

  1. Asparagus plumosus, bentuk seperti paku-pakuan, cabang saat muda menjalar dan saat tua menjadi menjurai, buah kadang-kadang muncul.
  2. Asparagus plumosus nanus, merupakan tipe paling kecil.
  3. Asparagus densiflorus sprengeri = Emerald Fern, mempunyai batang pemanjat dengan daun hijau muda, buah berwarna merah.
  4. Asparagus meyeri = Plume Asparagus, batang keras dan tegak, tertutup dengan jarum-jarum yang padat, tanaman mirip bentuk sikat botol yang berwarna hijau.
  5. Asparagus falcatus, daun berbentuk sabit yang lebar, tingginya sekitar satu meter dengan batang berduri
  6. Asparagus asparagoides  = smilax, tanaman vigor dengan batang pemanjat yang bisa mencapai 1,5 m lebih. Biasa digunakan untuk bunga potong, batang yang segar dapat bertahan lama setelah dipetik.

Tips Budidaya Tanaman Asparagus

  1. Suhu rata-rata hangat, minimal 60 F
  2. Cahaya penuh, setengah terlindung , bukan matahari langsung
  3. Pengairan: jaga kondisi tetap lembab
  4. Penggantian media : 1 tahun sekali
  5. Perbanyakan tanaman dengan pemisahan tanaman atau dengan biji

Tanaman Hias Bunga Dahlia dan Cara Perawatan

Bunga Dahlia adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial), berbunga di musim panas sampai musim gugur. Tanaman Hias in adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini. Dalam artikel kali ini kita akan bahas mengenai Bunga Dahlia dan sedikit tips atau cara perawatan bunga ini.

Bunga Dahlia

Dahlia (Dahlia Pinnata)

Bunga Dahlia termasuk bunga yang terlambat dikembang-biakkan. Pada tahun 1872, negeri Belanda menerima sekotak umbi Dahlia yang dikirim dari Meksiko. Dari sekotak umbi bunga Dahlia ternyata hanya satu umbi yang berhasil berbunga namun menghasilkan bunga indah berwarna merah dengan daun bunga yang runcing. Ahli tanaman berhasil mengembang biakkan Dahlia yang kemudian dinamakan Dahlia juarezii. Dahlia juarezii merupakan nenek moyang semua bunga Dahlia hibrida (persilangan) yang terdapat sekarang ini.

Tanaman Dahlia adalah makanan larva beberapa spesies Lepidoptera (jenis kupukupu). Bunga ini dinamakan untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl. Dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat.

Bunga Dahlia yang kita kenal kini terdiri berdasarkan ratusan kultivar. Sebagian akbar varietas tanaman Dahlia menghasilkan bunga yang warnanya cerah dan mempesona, sebagai akibatnya Dahlia adalah komoditas krusial bagi industri bunga potong dan tanaman pot.

Cara Perawatan Bunga Dahlia

Perawatan Bunga Dahlia sama dengan merawat tanaman hias yang lain, tanaman perdu asal Mexico ini sangat mudah ditanam dan berkembang biak. Anda bisa memperbanyak dengan biji, stek batang, umbi atau pemisahan-anakan. Siapkan tanah kebun, kompos dan pasir halus. Tanam bibit dan siram secara teratur. Dalam 2 bulan, tanaman pun mulai berbunga.

Walaupun menyukai sinar surya, letakkan tanaman di loka yg terkena sinar matahari pagi. Lokasi yg terlalu panas mengakibatkan tumbuhan berbunga kecil dengan daun berwarna kekuningan. Apabila Anda menanam tumbuhan hias pada pot, ganti media tanam sekali dalam setahun agar terjadi regenerasi dan terbentuk tanaman baru. Pemupukan KCL & NPK perlu dilakukan waktu tanaman mulai tumbuh dan menjelang berbunga agar dahlia tumbuh maksimal .

Tanaman Hias Achimenes

Achimenes adalah tanaman hias bunga yang dapat menghasilkan banyak bunga berukuran besar. Karakteristik tanaman ini mempunyai bunga berambut yang berkilauan. Warna bunga biasanya berwarna putih, biru, ungu, merahmuda dan kuning. Umur mekar bunga Achimenes tidak lama, tangkai bunga lemah dan liat. Tanaman hias bunga ini cocok untuk ditempatkan di taman gantung. Dapat juga berfungsi sebagai tanaman semak, namun harus sering dilakukan pemotongan pada bagian tanaman yang menjalar. Perawatan Achimenes tergolong mudah yaitu dengan menjaga tanaman tetap dalam kondisi udara hangat dan media tanam jangan sampai kering.

Achimenes : Nama Tanaman

Informasi Umum Tanaman Achimenes

  • Achimenes erecta (A. coccinea). Tidak seperti namanya tipe ini adalah tipe pemanjat dengan panjang batang sekitar 18 inci, warna batang kemerahan dan bunganya berwarna merah cerah.
  • A.longifolia. Panjang daun sekitar 3 inci, merupakan kelompok tanaman pemanjat dengan tinggi 1-1,5 kaki. Warna bunga biasanya ungu dengan bintik putih..
  • A.grandifloria. Spesies ini termasuk yang jarang ditemukan.Merupakan spesies yang paling panjang  (2 kaki), saat berbunga batang akan terkulai, lebar bunga 2 inci.
  • Hibrida terdiri dari berbagai varietas dengan  warna bunga  bervariasi, diantaranya merah muda untuk varietas Rose, Little Beauty, Pink Beauty, warna ungu untuk varietas Purple King dan Paul Arnold, warna kuning Yellow Beauty, warna putih Schneewitsen, warna merah Master Ingram dan warna putih denga urat ungu Ambroise Verschaffelt.

Tips Perawatan Tanaman Achimenes

  • Suhu hangat, minimal 55 F
  • Tidak boleh terkena cahaya matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media  1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan stek batang

Tanaman Hias Azalea

Azalea – Azalea adalah jenis tanaman berbunga dari keluarga Ericaceae dan genus Rhododendron yang tumbuh di wilayah beriklim sedang. Azalea tumbuh di sebagian besar Asia Timur dan Amerika Utara. Bunganya berkembang pada awal musim panas di bulan Juni dan pada musim gugur menggugurkan dedaunannya, terutama pada spesies Amerika. Spesies Azalea Asia memiliki daun yang hijau sepanjang tahun. Azalea dikembangkan sebagai tanaman hias yang populer. Pada habitat liar, ia biasa tumbuh di hutan dan wilayah berawa. Warna bunganya bervariasi dari merah, kuning, putih, pink, dan ungu. Di Amerika Utara sendiri terdapat lebih dari 50 jenis spesies azalea. Akar azalea dangkal dan hidup paling baik pada tanah asam yang subur di tempat yang agak teduh. Pada stamen azalea yang panjang terdapat kelopak bunga yang mengandung serbuk sari.

Ada 2 jenis azalea yg dikenal sebagai tumbuhan hias pot yaitu Indian Azalea (Rhododendron simsii) dan Japanese Azalea (Rhododendron obtusum), keduanya merupakan tipe kerdil yang tumbuh hingga ketinggian 1-1,5 kaki. Indian Azalea biasa digunakan buat hiasan waktu natal & tahun baru, supaya diperoleh flora yang tahan lama pilihlah flora yang sedikit bunga mekar dan lebih poly yg kuncup.

Azalea : Nama Tanaman

Bunga Azalea yang mengembang bisa gugur pada 1 minggu. Untuk menjaga tanaman tetap berbunga media wajib senantiasa dalam kondisi basah (nir hanya lembab), udara sejuk, cahaya terperinci dan bunga yang mati wajib segera dibuang.

Informasi Umum Tanaman Hias Bunga Azalea

  • Rhododendron simsii = Indian Azalea, warna bunga yang populer adalah merah muda sedang yang lain adalah putih, merah dan ungu. Ada juga yang tipe bunga dua warna yaitu putih dengan tepi merah muda (Inga), merah muda dengan tepi putih (Osta), keduanya memiliki petal yang berkerut.
  • Bunga Azalea Jepang ukurannya lebih kecil daripada Azalea Indian, tapi jenis ini cocok untuk ditanam di luar ruangan.

Tips Perawatan Tanaman Hias Bunga Azalea

  1. Suhu sejuk, 50 F
  2. Cahaya penuh, matahari tidak langsung
  3. Pengairan: jaga kondisi tetap basah
  4. Penggantian media : 1 tahun sekali
  5. Setelah berbunga pindah ketempat yang sejuk dan ternaungi, beri pupuk dan jaga pengairan. Pindah ke tempat yang lebih hangat saat berbunga.

Tanaman Hias Bunga Tapak Dara dan Cara Perawatannya

Bunga Tapak Dara adalah tanaman perdu tahunan yang berasal dari Madagaskar, namun telah menyebar ke berbagai daerah tropik lainnya. Nama ilmiahnya Catharanthus roseus (L.) Don. Di Indonesia tumbuhan hias pekarangan ini dikenal dengan bermacam-macam nama, seperti di disebut sindapor (Sulawesi), kembang tembaga (bahasa Sunda), dan kembang tapak dårå (bahasa Jawa). Orang Malaysia mengenalnya pula sebagai kemunting cina, pokok rumput jalang, pokok kembang sari cina, atau pokok ros pantai. Di Filipina ia dikenal sebagai tsitsirika, di Vietnam sebagai hoa hai dang, di Cina dikenal sebagai chang chun hua, di Inggris sebagai rose periwinkle, dan di Belanda sebagai soldaten bloem.

Tanaman Hias Bunga Tapak Dara dan Cara Perawatannya

Tapak Dara (Catharanthus

Roseus) Bunga Tapak Dara menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.

Cara Perawatan Bunga Tapak Dara

Tanaman Hias ini tidak tahan terhadap pemangkasan akbar & bisa mati karena itu. Tapak dara umumnya diperbanyak menggunakan bijinya yg lembut. Caranya, sediakan biji- biji yang tua, kemudian semaikan dalam suatu loka persemaian. Masukkan biji ke pada tanah, kemudian tutup menggunakan lapisan tanah setipis tebal bijinya. Rajinlah menyiram. Jika biji-biji mulai tumbuh, & tingginya sudah mencapai kurang lebih 15 – 20 centimeter, umumnya dapat dipindahkan ke tempat yang diinginkan.

Menanam bunga tapak dara di dalam pot, siapkan pot dan media tanamnya. Pot bisa dari tanah liat, semen, atau kaleng bekas. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, kompos, dan pupuk kandang (komposisi 2:1:1). Bibit langsung ditanam, dan setelah itu diletakkan di tempat teduh. Seminggu kemudian, ditempatkan di tempat terbuka. Jika ingin ditanam di kebun pekarangan, perlu dibuat lubang tanah berukuran 15 x 151 x 15 cm, dengan jarak di antara lubang 50 cm. Tiap lubang diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 1,5 kg. Masukkan bibit ke dalam lubang, lalu timbun dengan tanah, dan siram.

Untuk perawatannya, flora hias bunga tapak dara nir menuntut perawatan spesifik. Asal disiram dan diberi pupuk, telah relatif. Pada awal pertumbuhan, pakai pupuk yang kandungan nitrogennya tinggi, atau pupuk daun yg disemprotkan pada permukaan bawah daun di pagi hari. Kemudian, ketika tumbuhan mulai berbunga, buat merangsang pembungaan, bisa digunakan pupuk yg memiliki kandungan fosfor tinggi. Nah, apabila rajin merawat, tentulah dijamin tapak dara akan berbunga sepanjang tahun.

Tanaman Hias Bunga Krisan

Tanaman Bunga Krisan (chrysantemum) merupakan tanaman hias bunga yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan dalam skala komersial. Terutama sebagai tanaman hias dalam pot maupun sebagai bunga potong.Tanaman Krisanthemum yang tertua adalah Tanaman Krisanthemum Cina yang bentuknya mirip dengan bunga daisy di Cina juga. Saat ini budidaya bunga krisan telah banyak ditanam di negara Barat dan Eropa. Bunga Krisan bahkan diangkat menjadi bunga nasional negara Jepang. Tanaman Krisan masih tergolong ke dalam famili yang sama dengan bunga aster dan daisy, yaitu famili Asteraceae.

Kingdom : Plantae

Divisi : Spermatophyta

Subdivisi : Angiospermae

Klas : Dicotiledonae

Ordo : Asterales

Famili : Asteraceae

Genus : chrysantemum

Spesies : chrysantemum morifolium ramat, chrysantemum indicium, chrysantemum roseum, chrysantemum maximum, chrysantemum coccineum, dan lain-lain.

Ciri Ciri Bunga Krisan

Tanaman Hias Bunga Krisan

Bentuk daun krisan seperti (Chrysantemum Morifollium), khususnya pada bagian tepinya tampak bercelah dan bergerigi. Daun tersebut tersusun secara berselang-seling pada cabang atau batangnya.

Batang Tanaman Krisan tumbuh tegak, berstruktur lunak, & berwarna hijau. Tetapi demikian, bila dibiarkan tumbuh terus maka batang pun akan menjadi keras berkayu & warnanya menjadi hijau kecokelat-cokelatan.

Akar berdasarkan Tanaman Krisan juga bisa menyebar ke seluruh arah dengan ke dalaman 30 centimeter sampai 40 centimeter. Akarnya gampang mengalami kerusakan dampak imbas lingkungan yg kurang baik. Misalnya, keadaan pengairan yang tidak baik, kandungan unsur Aluminium & mangan pada tanah yang tinggi & tanah yg terlalu masam atau pH rendah.

Bunga Krisan memiliki poly variasi kelopak, yaitu tunggal dan pertumpuk menggunakan berukuran mini sampai berukuran sangat besar . Bunga Krisan tumbuh tegak pada ujung tanamandan tersusun pada tangkai (tandan) berukuran pendek sampai panjang. Bunga Krisan mempunyai aneka macam bentuk yang menarik.

Bunga Krisan sangat beraneka ragam dan dapat dikelompokkan menjadi beberapa golongan menjadi berikut.

  • Tunggal

Pada setiap tangkai hanya mempunyai satu kuntum bunga. Piringan dasar bunganya sempit & sususnan mahkotabunganya hanya satu lapis.

  • Anemone
  • Helai bunganya berbebntuk lebar, sekilas seperti dengan bunga tunggal. Tetapi, piringan dasar bunganya lebih tebal dan lebih lebar.

  • Besar
  • Di setiap tangkainya hanya terdapat satu kuntum. Namun ukurannya besar yaitu dapat mencapai 10 centimeter. Oleh karenanya, piringan dasar tidak kelihatan. Mahkota bunganya mempunyai banyak variasi, anatara lain melekuk ke pada atau ke luar. Pipih, panjang, bebrbentuk sendok, dan lain-lain.

  • Pompon
  • Karakteristik bentuk bunga pompon adalah bulat mirip bola. Mahkota bunga menyebar kesegala penjuru.. Piringan dasar berdasarkan mahkota tidak tampak.

  • Dekoratif
  • Penampilan bunga krisan ini memang sangat dekoratif. Bunganya bebrbentuk bulat seperti bola. Mahkota bunganya bertumpuk-tumpuk kedap, di tengah pendek & semakin ke tepi semakin panjan. Piringan dasar bunga nir tampak.

    Berkat teknik disbudding, jumlah kuntum bunga dibentuk hanya satu yg lalu dikenal dengan krisan baku atau krisan tunggal. Contohnya, krisan shamrock, dark red pompon. Regal mistdan Borholm.

    Berdasarkan kuntum bunganya, krisan pun ternyata juga memiliki karakter masing-masing. Anatara lain menjadi berikut.

    • Spray

    Setiap tangkai memiliki sekitar 10 sampai 20 kuntum bunga. Namun, berukuran diameternya mini -kecil, yaitu kurang lebih 2 ? 3 centimeter. Contoh krisan jenis spray diantaranya krisan Puma, Granada, Salmon, Klondike, dan sebagainya.

  • Standar
  • Setiap tangkai mempunyai 1 kuntum bunga & umumnya berukuran akbar.

    Selain aneka bentuk bunga tadi, dikenal jua bentuk (tipe) bunga yg lain, diantaranya :

    • Spoon, Bunga Krisan yang helainya berbentuk seperti sendok.
    • Spider, yang helai bunganya berbebtuk ramping dan seolah-olah seperti Laba-laba.
    • Quill, yang helainya beberbentuk seperti bulu ayam.
    • Incurve, yang helainya melengkung ke dalam, tersusun rapat, dan membentuk kepala membulat.
    • Laciniated, helai bunganya berbentuk langsing dengan ujung terbelahtetapi saling melekuk membentuk tabung.
    • Hairy, bentuk helainya menyerupai rambut.
    • Thistle, helai bunganya rambing, menggulung, namun bagian ujungngnya tetap membuka sehingga mirip lubang kecil.
    • Cascade, helai bunganya panjang dan menjuntai.
    • Japanese, helai bunganya panjang da menyebar ke semua arah.
    • Ekhebisi, bunganya berbentuk bulat besar dengan helai bunga menyebar ke segala arah.
    • Reflex, helai bunga melengkung ke luar.
    • Reflexing incurve, helai bunganya berbentuk mirip dengan incurve tetapi, lebih melekuk.

    Tanaman Hias Bunga Kemuning dan Cara Perawatannya

    Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wangi yang tajam terutama pada malam hari. Bunga Kemuning ( Murraya paniculata ) merupakan tiruan bunga melati yang tidak sekedar wangi. Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Daun mahkota bunga berwarna putih. Buah kemuning berdaging berbentuk bulat telur atau lonjong, panjang 8 – 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

    Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning

    • Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi.
    • Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi.
    • Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan.
    • Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 – 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.
    • Kemuning berdaun majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun 3 – 9,. letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

    Bunga Kemuning dan Cara Perawatannya

    Kemuning (Murraya Paniculata)

    Bunga Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3 – 9,. letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau. Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8 – 12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

    Kemuning mempunyai beberapa nama, antara lain Kamuning (Sunda), kemuning, kumuning (Jawa).; Kajeni, kemuning, kemoning (Bali), kamoneng (Madura),; Kamuning (Menado, Makasar), kamoni (Bare), palopo (Bugis).; Kamuni (Bima). Eseki, tanasa, kamone, kamoni (Maluku).; Jiu li xiang, yueh chu (China), Orange jessamine (Inggris)

    Cara Perawatan Bunga Kemuning

    Bunga Kemuning sangat menyukai sinar matahari, sehingga cocok ditanam di taman atau halaman dengan tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Perawatan bunga kemuning sama seperti tanaman hias pada umumnya, kemuning juga perlu disiram dan dipupuk sesuai kebutuhan. Dengan demikian tanaman akan hidup sehat, dan akan selalu berbunga. Kemuning dapat diperbanyak dengan stek batang, pencangkokan, atau dengan bijinya. Biji yang tua diambil, kemudian disemai di dalam polybag. Setelah tumbuh sekitar 30 – 50 cm, bibit kemuning dapat ditanam sebagai tanaman hias.

    Tanaman Hias Bunga Anggrek yang Biasa Ada di Indonesia

    Tanaman Hias Bunga Anggrek yang Biasa Ada pada Indonesia

    Suku anggrek-anggrekan (bahasa Latin: Orchidaceae) adalah satu suku flora berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga daerah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan pada daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hayati menjadi epifit, terutama yang dari berdasarkan wilayah tropika. Anggrek di wilayah beriklim sedang umumnya hayati pada tanah dan membentuk umbi menjadi cara mengikuti keadaan terhadap ekspresi dominan dingin. Organ-organnya yg cenderung tebal & "berdagingdanquot; (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit bisa hayati dari embun dan udara lembap.

    Di Indonesia terdapat beberapa jenistanaman hias bunga Anggrek, seperti Dendrobium, Phalaenopsis, Vanda, Oncidium, Catleya,Cymbidium, phaphiopidium dan sebagainya. Tetapi jenis anggrek yang sangat umum dikenal oleh masyarakat adalah Dendrobium, Phalaenopsis dan Vanda. Ketiga jenis tanaman anggrek ini sudah menjadi bisnis dikalangan pedagang tanaman hias.

    Tanaman Hias Bunga Anggrek yang Biasa Ada pada Indonesia

    Sebelum melakukan budidaya tanaman anggrek sebaiknya terlebih dahulu mengenal jenis jenis anggrek. Mengenal terlebih dahulu sifat hayati (habitat), faktor faktor yang menghipnotis pertumbuhan & jenis tumbuhan anggrek yang akan dibudidayakan. Sehingga nantinya tidak keliru pada mengelola & merawat flora anggrek.

    Berdasarkan pola pertumbuhannya, flora anggrek dibedakan sebagai 2 tipe yaitu :

    Jenis simpodial (anggrek yang nir mempunyai batang primer)

    Jenis tumbuhan anggrek ini memiliki sifat bunga anggrek keluar berdasarkan ujung btg btg. Diantara jenis ini diantaranya: Dendrobium, Catleya, Oncidium & Cymbidium.

    Jenis monopodial (anggrek yang pertumbuhannya lurus ke atas pada satu batang)

    Jenis tumbuhan anggrek ini mempunyai sifat bunganya keluar berdasarkan sisi batang atau diantara 2 ketiak daun, contohnya Vanda, Arachnis, Renanthera & Aranthera.

    Menurut seseorang peneliti flora anggrek, Hawkes (1965), mengelompokkan tanaman anggrek berdasarkan habitatnya. Jenis tumbuhan anggrek berdasarkan tempat asli atau lingkungan hidupnya dibagi pada empat jenis antara lain:

    1. Jenis anggrek efifit

    Anggrek yang tumbuh pada pohon lain tanpa merugikan flora inangnya dan ternaungi menurut sinar matahari pribadi

    model: Catleya, Dendrobium, Phalaenopsis & Oncidium.

    2. Jenis anggrek terestial

    Anggrek yg tumbuh ditanah dan membutuhkan sinar matahari langsung

    model: Vanda, Aranthera, Renathera, Arachnis.

    Tiga. Jenis anggrek litofit

    Anggrek yang tumbuh dalam batu batuan & tahan terhadap sinar matahari penuh

    model: Dendrobium phalaenopsis.

    4. Jenis anggrek saprofit

    Anggrek yang tumbuh pada media yg mengandung humus atau daun daun kering & membutuhkan sedikit sinar surya. Contohnya merupakan Goodyera.

    Dengan mengetahui jenis dan tipe flora anggrek diperlukan akan mampu melakukan budidaya tanaman anggrek dengan sahih. Sehingga diperoleh flora hias bunga anggrek yang indah.

    Tanaman Hias Aglaonema

    Tanaman Hias Aglaonema

    Aglaonema, sri rejeki, atau chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi.Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (Berkayu).Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xilem dan floem yang tersusun secara acak.

    Kini berbagai macam Aglaonema hibrida telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan bermacam-macam warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami. Aglaonema atau Sri Rejeki termasuk dalam jenis tanaman hias dengan perawatan mudah. Aglaonema dapat tumbuh baik dan ditempatkan di dalam ruangan. Tanaman hias ini juga dapat beradaptasi sangat baik terhadap cahaya matahari. Aglaonema sendiri memiliki beberapa jenis atau varietas, berikut adalah jenis jenis aglaonema.

    Jenis jenis Aglaonema

    1. Aglaonema commutatum

    Tanaman Hias Aglaonema commutatum

    Aglaonema Commutatum

    Jenis Aglaonema ini memiliki daun berbentuk seperti tombak, tetapi ada juga yang langsing atau gemuk. Tepi daun rata, ukuran daun umumnya adalah lebar 5-8 cm dan panjang 16-20 cm. Bentuk daunnya beraneka ragam tergantung pada varietasnya. Batang tanaman liat, sehingga sulit dipatahkan, duduk daun pada batang tidak beraturan.

    Dari jenis Aglaonema commutatum kita kenal aneka macam varietas yang cukup popular sebagai berikut:

    • Aglaonema “Silver Queen”. Varietas ini memiliki daun warna dasar hijau dengan sirip-sirip berwarna perak keabu-abuan yang hampir memenuhi seluruh daun.
    • Aglaonema “Pseudo-bractetum” (“White Rajak”). Varietas ini mempunyai warna dasar daun hijau, tetapi sirip-siripnya berwarna kekuning-kuningan hampir memenuhi seluruh bagian daun sehingga seolah-olah seluruh daun barwarna dasar kuning. Demikian pula, warna tangkai daunnya berwarna kuning.
    • Aglaonema commutatum Treubi. Varietas in memiliki warna dasar daun hijau tua yang dihiasi sirip-sirip berwarna hijau muda kebiru-biruan bentuk daun ramping.
    • Aglaonema roebellini. Varietas ini memiliki warna daun hijau dengan sirip siripnya berwarna biru muda keperakan. Apabila dibandingkan dengan varietas lainnya, varietas ini memliki ukuran daun yang lebih besar.
    • Aglaonema “Malay Beauty” Varietas ini memiliki warna daun hijau tua dan dihiasi dengan sisip-sirip berwarna perak.
    • Aglaonema “Nitidum Curtisii”. Varietas ini memiliki warna daun hijau kebiruan dan dihiasi sirip-sirip berwarna perak. Sirip-sirip tersebut berbentuk kecil panjang seperti duri ikan sampai pada tepi daun.

    Dua. Aglaonema costatum (Spotted Chinese Evergreen)

    Jenis Aglaonema ini mempunyai warna daun hijau tua mengkilap & dihiasi tulang rusuk utama berwarna putih. Seluruh permukaan daun dihiasi menggunakan warna bintik-bintik putih. Jenis tumbuhan ini membentuk rumpun yg lebat. Bentuk daun seperti hati, berukuruan panjang 15 cm, lebar 7,5 centimeter. Ketinggian flora tidak lebih berdasarkan 25 centimeter.

    Tanaman Hias Aglaonema costatum

    Aglaonema Costatum

    3. Aglaonema modestum (Chinese Evergreen)

    Bentuk daunnya pendek dan lebar Aglaonema ini memiliki daun hampir seluruhnya berwarna hijau dan dilapisi lilin. Sehingga terlihat mengkilap sedangkan bentuk dau dalam flora ini berbentuk agak bulat dan gemuk sedangkan bentuk tumbuhan ramping.

    Tanaman Hias Aglaonema modestum

    4. Aglaonema "Pride Sumatradanquot;

    Jenis Aglaonema ini mempunyai warna daun merah yang cantik dominan dari hijau.

    Tanaman Hias Aglaonema Pride Sumatra

    Tanaman Hias Petrea Volubilis Untuk Mempercantik Pagar Rumah

    Tanaman Hias Petrea Volubilis

    Menghias pagar agar terlihat cantik dan menarik bisa dilakukan dengan berbagi cara, salah satunya dengan menghiasinya dengan tanaman hias. Tanaman Hias paling cocok untuk menghias pagar rumah adalah yang berjenis merambat. Jenis ini antara lain tanaman sirih/suruh, alamanda atau petrea volubilis.

    Kali ini kita akan membahas Petrea Volubilis, tanaman hias merambat yang cocok ditempatkan pada pagar rumah. Tanaman berjenis perdu ini asalnya berdasarkan amerika, jadi mungkin masih agak asing di indonesia. Tetapi begitu, sebenarnya flora ini sanggup sangat baik dibudidayakan pada indonesia lantaran sifatnya yg menyukai wilayah tropis. Di banyak negara Petrea Volubilis memiliki beragam sebutan diantaranya Purple Wreath, Purple Vine, Blue Bird Vine, Queen’s Wreath & lain lain.

    Menghias Pagar Dengan Tanaman Hias Merambat Petrea Volubilis

    Petrea Volubilis memiliki bunga berwarna ungu cerah. Warna bunga yang cantik inilah yg menjadi daya tarik berdasarkan tanaman hias ini. Bunga petrea volubilis bisa mekar pada sepanjang batang tanaman . Dan lagi, flora ini bisa berbunga sepanjang tahun.

    Bunga petrea volubilis akan berguguran sehabis waktunya. Namun yg sebagai keunikan merupakan bunga akan berubah rona terlebih dahulu sebelum jatuh. Warna ungu akan perlahan pudar, & kemudian berubah menjadi hijau sebelum akhirnya berguguran.

    Petrea volubilis jua termasuk tumbuhan hias dengan perawatan gampang. Yang wajib diperhatikan adalah pengairan, lakukan setiap hari secara teratur. Penempatannya sebaiknya diletakkan di tempat menggunakan intensitas sinar surya penuh.

    Untuk media  tanam, petrea volubilis adalah tanaman hias merambat, jadi bisa ditanam di dalam pot. Jangan lupa untuk menyediakan media sebagai tempat perambatan, bisa tali atau tiang kayu. Atau bisa ditambatkan ke pagar atau tembok halaman rumah.